sumbaronline
utama auto rental
headline
Aspirasi

Olahraga dan Tiga "Orang Gila"

Senin, 30 April 2012 - 06:16:03 WIB


Oleh : Mulyadi *)

Bicara olahraga, tujuan akhirnya pasti prestasi. Olahraga cabang apapun tanpa prestasi seperti sayur tanpa garam. Tidak ada rasa, hambar untuk diperbincangkan. 

Tetapi bila olahraga segudang prestasinya, maka dari kota sampai desa, dari orang tua sampai anak-anak, tentu akan terus menjadikannya topik pembicaraan. Ibarat sayur tadi "taraso garamnyo". Dengan kata lain masyarakat akan bangga apa bila prestasi olahraga daerahnya bagus.

Sedangkan bicara tentang "orang gila", pasti pikiran kita akan merespon kearah yang negatif. Apalagi membicarakan tiga orang gila akan jadi apakah kegaduhan yang timbul nantinya. 

Satu orang gila saja sudah bisa membuat orang kelimpungan dan sibuk mengatasinya, apa lagi tiga orang gila bergabung, butuh berapa orang untuk mengawasinya. Pertanyaan seperti ini pasti akan muncul dalam pikiran kita bukan?

Lalu adakah hubungan olahraga dan tiga orang gila? Secara hirarki jelas sangat berjauhan. Dunia olahraga sport sportif, jujur dan fair play. Paling tidak itulah slogan yang diusung setiap kali game di seantero dunia. Sebuah permainan yang menuntut kejujuran dan sportifitas nyata. Sementara dunia orang gila adalah dunia orang yang kurang normal, dunia tanpa aturan.

Tetapi apa bila kita berpikir secara positif, olahraga memang membutuhkan tiga orang gila tadi untuk meraih prestasi yang tinggi, namun apabila satu saja dari tiga orang gila tidak ada, maka akan terjadi ketimpangan yang secara otomatis akan sulit menggapai prestasi tersebut.

Masih ingat dipikiran saya, kata-kata almarhum Dai kondang kita, H.Zainudin MZ pada satu ceramahnya. Ia menyampaikan "satu orang penakut tambah satu orang penakut akan menjadi dua orang pemberani."

Intinya, apabila kita bersatu hasilnya akan menjadi maksimal. Begitu juga dengan olah raga satu orang gila tambah satu orang gila dan tambah satu orang gila lagi, maka akan menjadi tiga orang normal, tiga orang normal yang tangguh yang akan saling mengisi satu sama lainnya untuk meraih prestasi.

Adapun tiga orang gila yang dimaksud disini, adalah Pertama, atlet yang gila latihan. Tada hari tanpa latihan dan setiap materi latihan selalu dijalani dengan semangat. 

Kedua, pelatih yang gila melatih tanpa ada rasa jenuh untuk memberikan ilmu kepada yang dilatihnya. Ketiga, pemerintah (penyandang dana) yang gila yang selalu siap sedia memberikan dukungan, baik moril maupun materil.

Bisa kita bayangkan, atlet dan pelatih tanpa dukungan dari pemerintah (penyandang dana), memang uang bukan segala-galanya tetapi harus kita akui, segala-galanya butuh uang. 

Makan butuh uang, beli minyak butuh uang dan lain-lainnya butuh uang, maka secara otomatis atlet dan pelatih tanpa dukungan pemerintah (penyandang dana) tidak akan bisa meraih prestasi yang  tinggi. 

Begitu juga sebaliknya dengan kata lain, ketiga orang gila tadi tidak bisa dipisah, karena mereka merupakan satu mata rantai yang saling mengikat tanpa terpisahkan.

Memang olahraga bukan hitungan diatas koran atau lembaran layar monitor computer, tetapi adalah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri olahraga membutuhkan tiga orang gila tadi untuk meraih prestasi .

Rasanya sudah terlalu lama kita menunggu prestasi tersebut. Kita butuh obat untuk menyembuhkan penantian itu. Akankah muncul tiga orang gila di tengah-tengah kehidupan olahraga kita. Untuk mengobati kerinduan akan sebuah prestasi? Kita tunggu.

*) Penulis adalah jurnalis di www.sumbaronline.com




Berita lainnya :


 
TERKINI
TERPOPULER
 
KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
sumbaronline
facebook twitter google plus pinterest
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

- Kepri
- Riau
- Bengkulu
- DKI Jakarta
- Palangkaraya
- Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Hiburan
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Otomotif
- Iptek
- Aspirasi
- Pariwisata
- Profesi
- Perempuan
- Reliji
- Seni Budaya
- Tokoh
- Kesehatan
- Sumatera Barat
- Kotapariaman.go.id
- Fokusriau.com
- Berita Menarik
- Pemprov
- Legislator
- Kolom Alirman Sori
SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau