sumbaronline
headline
Kota Pdg. PanjangPasar Kota Padang Panjang Segera akan Dibangun
Selasa, 24 April 2012 - 12:10:49 WIB


PADANG PANJANG, SO--Pasar adalah cerminan dari sebuah ekonomi masyarakat. Pasar juga mencerminkan pemerintahan kota. Dalam kehidupan sehari-hari, pasar diartikan sebagai tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pengertian pasar adalah pengertian pasar secara konkret.

Disinilah fungsi pasar yang representatif diperlukan. Pasar berperan memperlancar penyaluran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen sabagai transaksi jual beli. Dan, melalui transaksi jual beli itu pula, konsumen dapat memperoleh barang dan jasa yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhannya secara mudah dan cepat. 

Jika pasar dapat berfungsi dengan baik, maka kegiatan distribusi dapat pula berjalan dengan lancar. Tetapi jika pasar tidak dapat berfungsi dengan baik alias sarana dan prasarana tidak memadai, maka kegiatan distribusi juga akan berjalan kurang lancar.

Kini ketegasan Pemko Padang Panjang kembali tertantang, setelah sebulan lalu para pedagang pasar yang telah diundang dalam sosialisasi pembangunan pasar yang diselengarakan langsung oleh Ketua Tim Pembangunan Budi Hariyanto, ST dengan hasil 95% para pedagang setuju pembangunan pasar induk oleh pihak ketiga.

Meski dalam rapat sedikit mendapatkan kendala dengan masih adanya para pedagang yang nggak setuju pembangunan ini memakai pihak ketiga (investor), namun jumlah para pedagang yang tak setuju itu hanya hitungan jari. 

Karena dalam hal ini sangatlah dibutuhkan, karena dari besarnya keinginan para pedagang pasar induk kota Padang Panjang agar pasar yang telah terundur undur pembangunannya sekian tahun lamanya, dan kini dalam kondisi semberaut, apalagi pasca diamuk "sijago merah" dua kali berturut -turut.

Kini tim Pembangunan Pasar induk Padang Panjang sebut Budi Hariyanto, setiap langkah maju dalam upaya pembenahan Kota Padang Panjang ke depan semata- mata adalah untuk percepatan perbaikan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Makanya hal- hal yang bernilai tinggi sudah pasti didukung oleh masyarakat.

Pemko Padang Panjang tetap berharap dan sangat optimis para pedagang juga menunjukkan sikap yang sama terhadap setiap bentuk pembangunan yang berhubungan dengan perbaikan taraf hidup dimasa mendatang, ujar Budi.

Bahkan dalam kesempatan itu, Budi mengatakan, bahwa dengan adanya riak riak perbedaan antara pedagang ini, adalah haknya pedagang dalam menyampaikan aspirasinya dan itu wajar saja.

Kalau pun ada beda pendapat pada era reformasi saat ini sah- sah saja, tetapi masyarakat sudah merasakan bagaimana sulitnya pertumbuhan ekonomi saat ini, apalagi dalam serba keterbatasan. 

Karena kondisi pasar induk kota Padang Panjang sebagai sentral ekonomi dalam keadaan kurang baik, hal ini jelas merupakan faktor sarana kurang sehat dalam aktifitas perniagaan, dampaknya tidak mendapatkan penghasilan yang maksimal.

"Dengan ditatanya kawasan pasar secara menyeluruh sesuai yang sudah direncanakan Pemko Padang Panjang dan telah berkali kali terundur, tentu masa depan gemilang sudah dikelopak mata, pertumbuhan ekonomi yang sehat dapat kita jalin karena telah memenuhi standar persyaratan, diantaranya PKS sebagai landasan pembangunan antara investor dan Pemko kini telah ditanda tangani oleh Walikota Suir Syam. 

Artinya, kini hanya menunggu pembuatan pasar penampungan bagi para pedagang dalam waktu dekat. Masalah harga sesuai tuntutan dan harapan para pedagang kita juga telah melakukan penawaran penurunan harga, alhasil harga HUK turun sebesar Rp 500.000,- per meternya.
.
Meski sekian lama berjalan lamban dalam menjalin kata sepakat sesuia demokrasi, adalah hal yang patut diacungi jempol para pedagang, karena akhirnya menyatakan kata sepakat dalam sebuah sosialisasi yang di gelar dilantai tiga Balaikota, meski tak seratus persen. Tapi ini sudah membuktikan, bahwa pedagang sangat membutuhkan sarana pasar yang lebih representatif dan sesuai selera konsumen.

Hal- hal yang sudah positif tersebut sebaiknya jangan ada lagi pihak- pihak memberikan informasi kurang baik kepada pedagang, karena hanya akan merugikan pedagang itu sendiri.

Sejak awal Pemko selalu bertekad memberikan yang terbaik kepada masyarakat yang ada di daerah ini. Makanya setiap langkah positif wajar disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat, ujar Budi sebagai Ketua Tim Pembangunan Pasar. 

Makanya pembangunannya yang menelan biaya 115 milyar sampai rampung ini, wajar sudah harus dimulai pertengahan tahun ini sesuai prosedur dan mekanisme. Sementara sosialisasi kepada masyarakat sudah dilakukan sejak awal tahun lalu sampai sekarang. "Alhamdulillah selesai," ujar Budi Hariyanto menjelaskan pada www.sumbaronline.com diruang kerjanya.

Dalam kesempatan lain, Armadis st Pangeran dan kawan kawan pedagang yang lain mengatakan dalam sebuah sosialisasi pembangunan pasar yang digelar oleh Pemko. 

Menurut Ujang pangilan akrabnya, kita pedagang pada umumnya setuju dan mendukung akan niat baik pemko dalam melanjutkan pembangunan pasar yang sudah terencana sejak tujuh tahun silam, apalagi setelah diamuk "sijago merah" kondisi putaran perekonomian di kota Padang Panjang dan pasar sebagai salah satu wadahnya sudah tak lagi sehat. 

Terbukti dengan semberaut dan sumpeknya lokasi pasar saat ini, untuk itu dengan harapan besar kita bersandar pada pemko sebagai fasilitatator, agar mampu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Padang Panjang pada umumnya dan para pelaku pasar pada khususnya, ujar Ketua Pemuda Pancasila kota Padang Panjang ini pada www.sumbaronline.com.

Kata sepakat lain juga terdengar dari Erimartha. Dia mengatakan, bahwa dalam hal ini kita selaku pelaku pasar tentu mempunyai hak dan kewajiban. Setelah kita menunaikan kewajiban barulah kita menuntut hak kita sebagai pedagang, artinya sebagai pemerintah yang jelas jelas dalam undang undang mempunyai tanggung jawab penuh dalam memperbaiki ekonomi masyarakat, disini tak dapat kita pungkiri lagi kondisi pasar telah menahun semberautnya dan tak lagi tertata dengan baik, perlu pembenahan dengan arti kata dibangun, tentu semuanya ada mekanisme dan tanpa mengesampingkan semua hal itu," ucapnya. 

Terbukti dengan sekian kali sosialisasi dengan pedagang. Kini dukungan telah didapati walaupun belum seratus persen. Namun angka ini secara hidup bermusyawarah dalam Negara demokrasi telah lebih dari cukup, karena dukungan akan pembangunan yang telah direncanakan oleh Pemko melalui investor ini menujukan angka 90 % lebih, dan tuntutan kami pun meski sedikit namun ada juga telah terealisasi yaitu turunnya harga.

"Kita sangat mengharapkan dengan telah adanya kesepakatan dukungan ini Pemko komitmen terus dan tak ingkar janji dengan apa yang telah disepakati," ujar Eri Martha mengulas.

Pernyataan akan dukungan pembangunan pasar tersebut menurut Iriansyah Tanjuang selaku Kepala Pengelola Pasar mengatakan, kini kita hanya membenahi serta mempersiapkan pelaksanaan pembuatan pasar penampungan bagi masyarakat pedagang. 

Pembangunan ini, baik lokasi dan segala sarana penunjang dalam berdagang, nantinya kita tak ingin ada yang kececer dan ini menimbukan ketidakpuasan.

"Kita hanya mampu berusaha memberikan pelayanan terbaik. Penilaiannya kita serahkan saja pada pelaku pasar," ujar Kakan Pasar Padang Panjang ini. 

Sementara tentang masih adanya para pedagang yang tak setuju dengan pembangunan yang akan dikerjakan oleh investor, dia mengharapkan dan sangat mengharapkan dengan hati bersih dan pikiran jernih, supaya semuanya dapat menerima kesepakatan yang telah mencapai kata akhir ini sesuai musyawarah dan mufakat yang telah diadakan beberapa kali sebelumnya, ujar Tanjung pada www.sumbaronline.com, berharap. 

Dilaporkan : paul


Berita terkait :
  • Wako Senang, Pelaksanaan UN SMP Kota Pariaman Aman
  • Zulherman : PT SP Dituntut Tingkatkan Kontribusi
  • Wabup Resmikan Program PAMSIMAS di Talang Babungo
  • TII dan Pusako Sosialisasi Ranperda Partisipasi Masyarakat
  • Ketua TP PKK Agam Apresiasi Kegiatan PKK Tanjung Sani

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    Facebook
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau