Banjir Bandang Landa Simpati, Puluhan Rumah Terendam
Kamis, 23 Februari 2012 - 11:19:50 WIB
Banjir Bandang Landa Simpati, Puluhan Rumah Terendam
Berita terkait :
Kamis, 23 Februari 2012 - 11:19:50 WIB

PASAMAN, SO--Duka nestapa kembali melanda warga Sumatera Barat yang berada di Nagari Bukik Macang, Kecamatan Simpati, Kabupaten Pasaman Timur. Tak dinyana dan tak diduga, masyarakat Nagari Bukik Macang terkena musibah banjir bandang hingga mesti mengungsi di daerah ketinggian, perbukitan.
Ketika dikonfirmasi ke Kabag Humas Pemkab Pasaman, Budi Hermawan, disebutkan, bahwa kondisi masyarakat masih mencekam. Hal itu dikarenakan rumah dan kendaraan roda dua milik masyarakat tersapu banjir bandang yang terjadi Rabu (22/2), sekitar pukul 18.00 WIB.
"Kini kita sudah di lokasi, banyak warga mengungsi di perbukitan, mereka cemas, banjir bandang ini terjadi akibat curah hujan sekitar pukul 14.00 WIB, sore kemarin", kata Budi Hermawan saat dihubungi www.sumbarONLINE.com.
Dijelaskan Budi, masyarakat mulai banyak yang melapor kehilangan anggota keluarganya, namun pihaknya belum mengetahui secara persis jumlah korban karena tim saat ini sedang melakukan identifikasi. Melihat peristiwa tersebut, Bupati Pasaman, Benny Utama terjun langsung ke lokasi kejadian. "Bapak Bupati Benny Utama juga memantau kondisi di lapangan", tambahnya.
Lanjut Budi, Bupati juga sudah meminta pihak Pekerjaan Umum untuk mengerahkan alat berat karena jalan dan jembatan putus. "Kita mengalami kesulitan menuju lokasi", ungkapnya.
Sementara kondisi pada saat malam hari kemarin, memang terasa mencekam apalagi kondisi lampu mati dan suara gemuruh air yang mengalir kencang. Dan, masyarakat telah mengungsi di sekolah SMP dan SD tertinggi dan beberapa daerah perbukitan lainnya. Diperkirakan sekitar 50 rumah tersapu banjir bandang.
Berdasarkan data dari para relawan yang berada dilokasi, hingga pukul 23.30 WIB tadi malam, sebanyak 50 rumah mengalami rusak berat dan sedang akibat dihantam banjir bandang tersebut.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Asril, salah seorang tokoh masyarakat setempat. "Banjir tadi diperkirakan sebanyak 50 unit rumah mengalami rusak berat dan sedang serta ratusan rumah lainnya terendam", ujarnya.
Sementara untuk korban hilang belum diketahui. Kata Asril, warga mereka mengalami kesulitan dalam pencarian sanak famili lantaran arus listrik di lokasi terputus. Jalan juga tertimbun bahan material banjir bandang.
Humas Pemerintah Kabupaten Pasaman, Budi Hermawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendirikan posko induk. Sementara posko kesehatan sudah didirikan. Ini untuk mengobati korban luka-luka dan tersebar di beberapa titik, pungkasnya.
Dilaporkan : Riko
Berita terkait :
- Wako Mukhlis Rahman Resmikan Pasar Produksi
- Warga tak Mau Pindah, Tambang Lubuk Labu Milik Dharmasraya?
- Pasien RSUD Padang Panjang Disatroni Rampok
- Polres Dharmasraya Buhul Silaturahmi dengan Insan Pers
- Pemprov Sumbar Kucurkan Beasiswa Siswa SLB Rp4,5 Milyar





