sumbaronline
headline
OtomotifTest Ride Bajaj Pulsar 220: Suara Halus, Handling Bagus
Jumat, 13 Mei 2011 - 08:10:17 WIB


BUKITTINGGI, SO--Wah! akhirnya kesampaian juga menjajal Bajaj Pulsar 220 yang telah lama ditunggu-tunggu. Melalui acara Media Launch yang diadakan pada Kamis (12/5) siang, Bajaj menyediakan sesi Test Ride khusus untuk para wartawan di Sumbar. Hmm... inilah kesempatan mencoba langsung varian terbaru Bajaj.

Bertempat di kompleks Balaikota Bukittinggi di Gulai Bancah yang memiliki kontur tanjakan dan turunan, performa Pulsar 220 tentunya akan lebih terasa jika dites pada jalanan datar.

Sepintas, terlihat motor sport touring ini punya beberapa benang merah dengan varian terdahulunya, baik Pulsar 200 atau 180. Dari segi desain, ingatan jadi langsung tertuju pada Bajaj Pulsar 180. Sebab, desainnya mirip banget! Bukan cuma mirip tapi sasis dan kaki-kakinya, mulai dari suspensi depan dan belakang hingga perangkat pengereman depan sama persis. 

Begitu juga dengan cover bodinya, dari tanki sampai buntut sama saja. Bedanya hanya pada bentuk cover head lamp alias tudung lampu depan. Pulsar 220 sudah pakai fairing semi telanjang. Head lampnya ditata bergaya motor Eropa, dua lampu dipasang atas-bawah. Yang bawah sudah mengadopsi projector lamp. 

Nah, fairing ini membuat head lamp tidak ikut belok mengikuti arah stang. Beda dengan Pulsar 180 yang masih menggunakan cover head lamp biasa. Dengan desain lampu depan twin-projector, Pulsar 220 terlihat lebih berkarakter dimana Bajaj menyebutnya sebagai mata serigala (wolf eye). Selain itu, radius putar stang lebih luas dibanding Pulsar 180. 

Bicara soal fitur dan teknologi, hampir tak ada fitur istimewa pada Pulsar 220. Mesin masih satu platfom dengan Pulsar 180 dan 200 dimana masih mengandalkan teknologi dua busi alias DTSi (Digital Twin Spark-Ignition). 

Bajaj 220 juga sudah mengadopsi temperature based ignition mapping yang mengatur waktu pembakaran sesuai suhu, jadi lebih mudah dihidupkan dalam kondisi apapun. Selebihnya penambahan aplikasi oil cooler untuk mereduksi panas pada mesin dan penambahan disk brake pada rem belakang. 

Ketika duduk di atas jok hingga menjangkau stang jepit Pulsar 220, persis seperti menunggangi Pulsar 180. Saat dikendarai mengitari komplek Balaikota Bukittinggi, Pulsar 220 cukup stabil dan memiliki handling yang enak. Suspensinya mantap meski menikung di kecepatan tinggi, termasuk ketika melibas beberapa tikungan menanjak dan menurun yang ada di kawasan perbukitan tersebut.

Meski Bajaj menggunakan tagline "Yang Suka Kencang" namun untuk dipakai jalan santai pun tetap nyaman. Selain posisi duduknya yang tak terlalu menunduk, suspensinya pun mampu meredam getaran dan jalan bergelombang dengan baik. 

Sejatinya, basic mesin Pulsar 220, 200 dan 180 podo wae. Tapi tentunya ada banyak perbedaan. PT Bajaj Auto Indonesia (BAI) mengklaim power Pulsar 220 paling besar di kelasnya, mencapai 21,2 dk! Angka ini lebih besar dari klaim Yamaha terhadap Yamaha Scorpio yang hanya berada di angka 18,3 dk. 

Saat gas digeber, akselerasi motor ini tidak terlalu galak, malah cenderung halus. Hebatnya, tenaganya tetap 'ngisi' hingga 10.000 rpm dimana ada limiter yang membatasi putaran mesin. Menurut idealnya, perpindahan gigi berada antara 8000-9000 rpm, supaya performa mesih tetap sambung-menyambung dan tidak kehabisan nafas.

Hanya saja, gigi lima yang katanya diunggulkan untuk meraih kecepatan tinggi tak sempat dicoba maksimal. Ini disebabkan trek yang tersedia terlalu pendek. Artinya, butuh lintasan panjang untuk mencapai top speed yang diklaim BAI bisa tembus hingga 144 km/jam. 

Dengan dashboard digital dan lampu sein yang bisa mati secara otomatis memberi kesan Pulsar sebagai sportbike masa kini.

Dipadu dengan teknologi DTS-i atau pengapian secara digital menggunakan dua busi yang terletak di kepala silinder. Kedua busi menghasilkan nyala api bersamaan. Artinya pembakaran antara udara dan bensin terjadi lebih sempurna dan cepat dibandingkan mesin satu busi. Dan pihak Bajaj mengklaim hemat bahan bakar dengan konsumsi BBM per 1 liter bensin untuk jarak 42,1 km. 

Bedanya, tapak ban Pulsar 220 dibuat lebih lebar dengan ukuran ban depan 90/90 x 17 dan belakang 120/80 x 17 guna menopang motor saat manuver. Sedangkan kopling tidak terasa keras sehingga cocok digunakan harian di tengah kepadatan lalu lintas.

Nah, bagi yang penasaran, Bajaj masih menyediakan sesi test ride saat prosesi grand launching yang akan digelar pada Sabtu, 14 Mei 2011 di pelataran parkir Plaza Andalas, Padang. Pada acara ini, pengunjung juga bisa menjajal keampuhan Pulsar 220 yang mulai dilirik para bikers di Sumbar ini.

Dilaporkan: Noverry



Berita terkait :
  • April 2011, Penerimaan Padangpariaman Baru Rp196,2 M
  • American Red Cross Survey PMI Kota Pariaman
  • Bajaj Pulsar 220 Resmi Diluncurkan di Sumbar
  • Ruarr Biasa, Tim Futsal Pra PON XVIII Sumbar
  • Sosialisasi PPIP, Tiap Korong Dapat Rp250 Juta

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau