sumbaronline
headline
Kab. DharmasrayaPimpinan PKBM Dharmasraya Ditahan Kajari Pulau Punjung
Sabtu, 01 Januari 2011 - 11:18:26 WIB


DHARMASRAYA, SO--Pihak Kejaksaan Negeri Pulau Punjung menahan Afrizal, yang merupakan pimpinan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dharmasraya, terkait kasus tindak pidana korupsi. 

Pejabat tersebut yang pernah duduk di kursi Kabid TK/SD di Dinas Pendidikan kabupaten Dharmasraya, ditahan oleh kejaksaan Pulau Punjung selesai di periksa selama 2 jam oleh penyidik Kejaksaan. Dengan surat penahanan yang di tandatangani langsung oleh Kajari No: 510/N.3.24/SD I/12-2010, tanggal 30 Desember 2010 lalu.

Kajari Pulau Punjung Nurman melalui Kasi Pidsus, Budi Sastera SH ketika dikonfirmasi sumbarONLINE.com membenarkan penahanan terhadap Sekretaris Dinas Pariwisata Dharmasraya itu, bahkan sebelumnya telah di tetapkan sebagai tersangka sejak dimulainya pemeriksaan. 

Namun hari ini, tersangka resmi di kirim pihak kejaksaan Pulau Punjung ke Lembaga Permasyarakata (LP) Sijunjung sebagai tahanan penyidik kejaksaan Pulau Punjung.

Lebih jelas lagi Budi menyebutkan, sejak dilakukan penyidikan selama 15 hari belakangan ini, Afrizal terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana korupsi atas penyalahgunaan dana kewirausahaan desa tahun 2009, atas perbuatannya itu Negara telah dirugikan sebesar Rp 52.5 juta.

Selanjutnya Budi juga mengatakan, dana APBN yang di tilep tersebut merupakan biaya pelatihan perbengkelan untuk 30 orang murid, namun sayangnya dana tersebut tidak dipergunakan sesuai dengan semestinya. 
Pada awalnya, penyalahgunaan dana itu telah menjadi temuan Inspektorat Provinsi Sumatera Barat, bahkan pihak Inspektorat juga telah menyarankan untuk mengembalikannya kepada Kas Negara, namun dalam kurun waktu sangat panjang itu, dana tersebut tidak kunjung juga dikembalikan sampai datang surat perintah penyidikan terhadap kasus tersebut.

Sebelum ditetapkannya Afrizal sebagai tersangka oleh pihak Kejaksaan Pulau Punjung, setidaknya sudah 8 orang saksi dimintai keterangan. Beranjak dari keterangan saksi tersebut maka pihak kejaksaan menetapkan  Afrizal sebagai tersangka tunggal. 

Bahkan Afrizal dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU No: 31/ 1999. Jo, UU No: 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman kurungan maksimal  20 tahun penjara. EP


Berita terkait :
  • Bursa Pembalap IndoPrix 2011, Memanas
  • Wayang Kulit Meriahi Tahun Baru 2011 di Sitiung
  • Festival Serambi Mekkah Warnai Tahun Baru Padangpanjang
  • Razia 17 Penginapan di Agam, 10 Pasang Ilegal Diamankan
  • Tahun Baru 2011 Meriah di Bukittinggi, Pasaman Sepi Saja

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    Facebook
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau