sumbaronline
headline
Kab. Padang PariamanNyarai Gamaran Mulai Diminati
Senin, 23 September 2013 - 12:13:44 WIB

Pesona alam nan eksotik di objek wisata Aia Tajun Nyarai

Pesona alam nan eksotik di objek wisata Aia Tajun Nyarai
LUBUK ALUNG, SO -- Sejak mulai dipublikasikan, objek wisata Aia Tajun Nyarai (sebagaimana pernah diberitakan, “Air Terjun Nyarai, Potensi Wisata Alam Lubuk Alung, 29/05, www.sumbaronline.com) yang terletak dalam kawasan hutan lindung Rimbo Gamaran, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, kini mulai meningkat peminatnya untuk datang ke lokasi.

Tidak kurang 70 orang pengunjung Minggu (22/9) kemarin, terlihat sangat menikmati hari libur mereka yang jauh dari kebisingan di alam yang masih alami.

Sebahagian besar peminatnya kalangan orang muda. Pelajar dan mahasiswa dan pecinta alam. Untuk mencapai lokasi lebih kurang sejarak 3,5 km dari perkampungan masyarakat terakhir, dimana terdapat Pos Pengelola, peminat harus melakukan trekking menyusuri jalur jalan setapak dan kawasan semak belukar. Masuk ke dalam hutan lindung dan menyisiri pinggir sungai.

“Ada 2 titik jalan yang ekstrem dan menantang,” tutur pemandu diawal perjalanan saat www.sumbaronline.com kemarin mendatangi objek wisata alami yang menjadi salah satu potensi Lubuk Alung di jajaran Bukit Barisan ini.

Dibandingkan hari biasa, pada hari libur peminatnya jauh lebih banyak. Biasanya bersifat kelompok. Umumnya mereka tertarik menjajal perjalanan jalan kaki di alam yang masih alami dan menikmati keindahan Nyarai Aia Tajun. Objek wisata dan trekking ini dikelola sejumlah anak muda dengan masyarakat setempat.

Pengunjung akan dipandu oleh petugas yang sekaligus menjadi guide, memberi sejumlah informasi selama perjalanan. Sampai di lokasi pengunjung selain dapat memotret, juga banyak yang memutuskan untuk mandi-mandi di airnya yang jernih dan sejuk. Bahkan ada juga yang memancing ikan dan membakarnya untuk disantap.

“Sebenarnya dalam kawasan Lubuk Alung, sangat banyak lokasi wisata yang patut dikembangkan sebagai potensi daerah,” ujar Ruswan Tanjung, yang mantan aktifis pecinta alam saat diminta komentarnya, “Memang yang diperlukan kini terobosan dan semangat untuk mengelolanya, mengemasnya dengan maksimal.”

Lebih lanjut Ruswan yang kini menjadi Ketua LPM Nagari Lubuk Alung menyebutkan, “Dengan adanya keterlibatan kelompok pecinta alam dan masyarakat nagari dimana objek berada, pengelolaan dimungkinkan positif. Selain potensi ekonomi, kemungkinan hal negative yang dapat muncul dapat diantisipasi selama dibuka untuk umum. Pengunjung dari luar merasa aman dan sebaliknya memunculkan partisipasi positif menjaga lingkungan agar dapat dimanfaatkan sebagaimana potensinya.”

Dilaporkan: @rkhi




Berita terkait :
  • Hingga Hari Ini, Kemeriahan Pembukaan Porprov XI Masih Terasa
  • Nanti Sore, Cabor Tinju akan Mempertandingkan 11 Kelas
  • Muslim Kasim : Porprov XI Diikuti 4.648 Atlet, Perebutkan 1.388 Medali
  • Ford Manfaatkan Facebook untuk Layanan Konsumen Fiesta
  • Penutupan SIMFes 2010: Penonton Sambut Hangat Keroncong Tugu Jakarta

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau