sumbaronline
headline
Kota Pdg. PanjangPelantikan Walikota Padang Panjang Terpilih Resmi Ditunda
Rabu, 11 September 2013 - 21:09:49 WIB

Suasana diskusi di ruang ketua DPRD Kota Padang Panjang

Suasana diskusi di ruang ketua DPRD Kota Padang Panjang
PADANG PANJANG, SO -- Sebagai kota kecil Padang Panjang memang menjadi barometer dalam segala hal bagi daerah lain. Tidak hanya dalam prestasi kota tapi juga kegiatan kepemerintahannya.

Seperti hari ini, Rabu (11/9), adalah jadwal pelantikan Walikota-Wakil Walikota Padang Panjang terpilih periode 2013-2018, resmi tertunda. Hal ini mendapat kecaman dari berbagai pihak, khususnya Forum Peduli Anak Nagari Padangpanjang, Batipuh dan X Koto (Pabasko) yang sedianya mendatangi gedung DPRD Tanah Datar dengan kelompok massa dari siang kemarin.

Sekitar 800 massa di bawah koordinasi Muchtar Effendi bertekad mendatangi lembaga legislatif Tanah Datar karena dianggap telah mengabaikan agenda nasional, jalannya proses pemerintahan suatu daerah dan melecehkan kepentingan masyarakat banyak.

Sesaat melakukan gerakan dalam aksi damai mereka ke Tanah Datar, Muchtar melakukan orasi di DPRD Padang Panjang yang didengarkan langsung oleh Dewan setempat, ninik mamak dan tokoh masyarakat Pabasko.

Dalam orasinya, Muchtar menyampaikan tujuan aksi damai kelompok massa ke DPRD Tanah Datar tersebut, guna mempertanyakan kebijakan sebagai wakil rakyat yang tidak logis. Mengatasnamakan reses daerah pemilihan (dapil), DPRD Tanah Datar dinilai telah mengangkangi agenda besar terkait pemerintah suatu daerah yang notabene sebagai sandaran keberlangsungan kesejateraan masyarakat.

Aksi yang ditegaskan Muctar tidak ditunggangi kepentingan lain itu, merupakan bentuk kepedulian anak nagari Pabasko yang tidak ingin tertundanya program pembangunan di Kota Padang Panjang. Agenda besar pembangunan tersebut tidak hanya harapan masyarakat Padang Panjang semata, namun juga masyarakat Batipuh dan X Kota yang faktanya memiliki hubungan emosional tak terpisahkan.

Pada kesempatan itu, Muchtar menyampaikan upaya aksi damai mereka ke DPRD Tanah Datar oleh beberapa perwakilan guna meminta penjelasan terkait kebijakan legislatif setempat yang tak kunjung menyelesaikan proses administrasi pengunduran diri Wakil Bupati Hendri Arnis setelah terpilih sebagai Walikota Padang Panjang.

“Kami ingin berdialog langsung dengan DPRD setempat guna mendapatkan penjelasan pasti. Sebab tindakan mereka yang dinilai masyarakat sebagai pelecehan berat ini, dikhawatirkan menimbulkan gesekan antar nagari di Luhak nan Tuo yang berujung pada perpecahan. Ratusan anak nagari yang saat ini telah terkumpul di beberapa titik nagari, merupakan wujud ketidakpuasan mereka atas sikap DPRD Tanah Datar yang muncul secara spontan,” tutur Muchtar di antara 800 kursi yang hanya diisi beberapa undangan dan ninik mamak serta tokoh masyarakat Pabasko dalam pengawalan pihak kepolisian Polres Kota Padang Panjang.

Senada orasi tersebut, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Paninjauan, Dt Sinaro Nan Panjang menyampaikan aspirasi masyarakat nagari yang sangat merasa kecewa dengan keputusan DPRD Tanah Datar.

Dalam kesempatan itu, Dt Sinaro menilai nyali anggota DPRD Tanah Datar sebagai wakil rakyat merupakan sesuatu yang dapat menghancurkan negeri.

“Kami mewakili aspirasi masyarakat Paninjauan sangat tidak dapat menerima alasan apapun sehingga tertundanya pelantikan Walikota Padangpanjang ini. Untuk itu dalam kesempatan ini kami sampaikan secara tegas, Nagari Paninjauan sesegera mungkin menyatakan sikap untuk bergabung dengan Padang Panjang,” tegas Dt Sinaro lantang yang disambut tepuk tangan audien.

Aksi damai batal sementara ketika Walikota pilihan rakyat, Hendri Arnis datang tanpa diduga oleh kelompok massa yang tergabung dalam Forum Peduli Anak Nagari Pabasko, dan langsung melakukan dialog guna meredam gejolak emosi masyarakat yang sangat memuncak pada saat itu.

Di ruangan rapat fraksi, Hendri Arnis dengan wajah tenang dan penuh keramah-tamahan mengharapkan aksi massa mendatangi DPRD Tanah Datar untuk tidak dilakukan. Dihadapan para ninik mamak dan tokoh masyarakat serta perwakilan masyarakat menyampaikan beberapa hal yang sangat perlu dijaga.

Beberapa di antaranya, Hendri mengatakan proses administrasi pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati Tanah Datar sebagai suatu mekanisme yang harus dilalui dan dihormati semua pihak. Karena itu disebutkannya, tujuan masyarakat mendatangi DPRD Tanah Datar untuk berdialog tidak perlu dilakukan demi menghargai berjalanannya suatu proses perundang-undangan terkait pemerintahan.

Selain itu diungkapkannya, antara Padang Panjang dan Tanah Datar memiliki hubungan dan keterkaitan emosional yang terjaga sangat baik selama ini.

“Saya memaklumi apa yang dirasakan masyarakat saat ini. Namun kami berharap, perjuangan yang selama ini diraih dengan perjuangan berat tidak tercoreng hanya karena kita tidak bisa sedikit menahan diri. Pelantikan kami sebagai kepala daerah di Padangpanjang dengan amanah rakyat tidaklah batal, namun hanya tertunda beberapa saat saja. Satu hal yang harus kita pahami, kondisi ini merupakan salah satu bentuk skenario Allah SWT terhadap hambanya. Mari berikan kepercayaan penuh kepada saudara-saudara kita di DPRD Tanah Datar, dengan harapan dapat menyelesaikan proses ini sesegera mungkin,” tutur Hendri Arnis.

Hendri Arnis juga menyampaikan, dirinya telah melakukan kotak telpon dengan Ketua DPRD Tanah Datar bahwa proses administrasi akan segera direalisasikan beberapa hari ini berkaitan dengan berakhirnya kegiatan reses dapil.

“Insya Allah dalam waktu dekat proses ini tuntas, dan pelantikan kami segera dilangsungkan sesuai dengan harapan masyarakat demi perubahan Padangpanjang,” pungkas Hendri.

Dilaporkan : paul




Berita terkait :
  • Terkait Pembangunan SUTET di Padang Besi, Wako Janji Bantu Warga
  • Wow! Lebih 1.000 Pemotor Ramaikan Jambore Honda Vario di Lampung
  • Ford Motor Indonesia Kembali Akan Gelar Driving Skills for Life
  • Atlet Tarung Derajat Sawahluto Berhasil Gondol Medali Emas
  • Ali Mukhni Serahkan 335 Atlet dan Official Padangpariaman pada Eko Nugrohadi

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau