sumbaronline
utama auto rental
headline
Ekonomi

Industri Perikanan Kota Padang Dipetakan

Minggu, 19 Mei 2013 - 10:46:26 WIB


PADANG, SO -- Dalam merealisasikan kebijakan nasional pada sektor Kelautan dan Perikanan melalui Program Minapolitan, Pemko Padang melakukan pengembangan pembangunan di bagian Selatan  Kota Padang dengan mempolakan kawasan Bungus Teluk Kabung (termasuk kawasan Pelabuhan Teluk Bayur) sebagai kawasan berbasis kemaritiman, yang salah satu aktifitasnya adalah Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus.

Sedangkan, dikawasan Utara Kota Padang, Pemerintah Kota Padang juga telah menyiapkan dua lokasi dengan luas 9,4 Ha, sebagai tempat Sentra Pengolahan Ikan Teri, tepatnya di daerah Pasie Nan Tigo, dan pembangunan Pabrik Es di Muaro Anai Padang Sarai, yang mana pembangunannya difasilitasi oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan pada tahun 2012 lalu.

Hal tersebut dijelaskan Walikota Padang Fauzi Bahar saat meresmikan operasional Pabrik Es di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Anai Padang Sarai.

Dalam acara itu turu pula dihadiri Direktur Kelautan dan Perikanan RI Santoso, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang Zalbadri, serta para nelayan Muaro Anai.

Dijelaskan Fauzi, dengan diresmikannya pengoperasian pabrik es Muaro Anai akan meningkatkan kapasitas ketersedian es bagi nelayan, serta bagi usaha lanjutan dari industri perikanan tangkap di Kota Padang.

“Harus diakui bahwa dalam upaya mempertahankan mutu dan pemasaran hasil tangkapan nelayan masih mengandalkan pemakaian es. Dengan keberadaan pabrik es tentunya akan menjaga mutu hasil tangkapan nelayan, menjaga mutu pemasaran, dan menjaga industri perikanan Kota Padang,” tutur Fauzi.

Yosmeri menjelaskan, perkembangan industri perikanan kuncinya terletak pada bahan baku ikan, sedangkan untuk meningkatkan kualitas ikan yang ditangkap adalah dengan mengawetkannya menggunakan es.

“Dengan diresmikannya pengoperasian pabrik es Muaro Anai dengan dana APBN sebesar Rp 2 Milyar pada arela seluas 8 hektar ini, dapat memenuhi kebutuhan es batu nelayan Kota Padang,” ujar Yosmeri.

Dikesempatan itu, Direktur Kelautan dan Perikanan RI, Santoso menyebutkan Sumbar adalah minapolitan tertinggi untuk ikan tongkol, tuna dan cakalang.“Agar kualitas dan nilai jual ikan tetap terjaga, kami memberikan bantuan pabrik es batu untuk pengawetan,” ujar Santoso.

Santoso berharap agar pabrik es ini terus beroperasi untuk memenuhi kebutuhan nelayan dan industri perikanan di Kota Padang, serta bersama-sama menjaga aset pemerintah tersebut.

Dilaporkan : lil - rel





Berita lainnya :

 
TERKINI
TERPOPULER
 
KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
sumbaronline
facebook twitter google plus pinterest
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

- Kepri
- Riau
- Bengkulu
- DKI Jakarta
- Palangkaraya
- Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Hiburan
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Otomotif
- Iptek
- Aspirasi
- Pariwisata
- Profesi
- Perempuan
- Reliji
- Seni Budaya
- Tokoh
- Kesehatan
- Sumatera Barat
- Kotapariaman.go.id
- Fokusriau.com
- Berita Menarik
- Pemprov
- Legislator
- Kolom Alirman Sori
SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau