sumbaronline
headline
Kota PariamanRumah Tabuik Pasa Akhirnya Punya Sanggar
Senin, 31 Desember 2012 - 06:39:05 WIB


PARIAMAN, SO--Dengan ditandai latihan gandang tasa Minggu ini (30/1), Rumah (Pewaris) Tabuik Pasa, Kampuang Perak, Kota Pariaman, di jalan Syekh M. Jamil, resmi mulai melakukan aktifitas pembinaan kesenian di Kota Pariaman.

Dengan menamakan wadah “Bungo Salapan,” sanggar kesenian ini ditujukan menumbuhkan semangat kecintaan generasi muda kepada kesenian daerah.

“Sebenarnya sanggar ini sudah lama saya cita-citakan tapi baru terwujud tahun lalu. Karena berbagai hal, baru sekarang kita mulai melakukan aktifitas kegiatannya,” ungkap Drs Zulbakri alias Metex.

Metex merupakan salah seorang pewaris keluarga Rumah Tabuik Pasa ini menjelaskan, untuk kegiatan pertama sanggar adalah mengumpulkan dan melatih anak-anak untuk dapat bermain gandang tasa.

“Anak-anak banyak yang tertarik. Kita mesti menyalurkan keinginan dan bakat mereka. Jika ada event-event diselenggarakan, mereka akan kita ikutkan, agar mereka bertambah semangat bahwa latihan mereka tak sekadar hanya latihan,”

Lebih jauh Metex menjelaskan, untuk tenaga latihan gandang tasa Metex melibatkan bantuan seniman Azwar dan Mulfian Simoe atau pun Uncu Enek dari Kampung Perak, dimana ketiganya sudah dikenal berpengalaman bergandang tasa dan merupakan bagian dari tukang tasa senior selama ini di Pariaman.

“Selain mereka kita juga akan minta nanti bantuan pelatih dari Sungai Pasak dan Sungai Sirah, yang dikenal sebagai gudang pemain gandang tasa,”

Novrizal Busri, Ketua Karang Taruna Kampuang Perak, menyambut gembira kehadiran Sanggar Bungo Salapan ini, “Sebenarnya kita sudah terlambat. Jauh sebelum terbentuk sanggar ini, di berbagai pelosok di Pariaman dewasa ini, telah berkembang generasi muda setingkat anak sekolah dasar yang berlatih memainkan alat music tradisionil gandang tasa,”

Menurut Novrizal, selama ini banyak potensi tapi tak punya wadah. Punya wadah tapi yang membina dan melatihnya tidak serius.Novrizal mengatakan, dengan adanya sanggar, semua potensi itu mendapatkan penyalurannya.

"Banyak selama ini saya dengar komentar orang, Rumah Tabuik punya tabuik tapi tak ada gandang tasanya. Mudah-mudahan dengan adanya Bungo Salapan, merupakan jawaban komentar banyak orang itu,” pungkasnya.

Dilaporkan : @rkhi



Berita terkait :
  • Ketua Umum KONI Padang Pariaman Lepas Tim Persepar ke Muara Enim
  • Pasangan Ali Mukhni - Damsuar akan Gratiskan Pembuatan KTP dan KK
  • Pertengahan 2011, Ibukota Padang Pariaman Pindah ke Parit Malintang
  • Ny.Vita Gamawan Selenggarakan Korban sebagai Wujud Kepedulian
  • Wagub Muslim Kasim : Jadikan Idul Adha Momentum Peningkatan Solidaritas

  •  
    TERKINI
    TERPOPULER
     
    Facebook
    KOTA KABUPATEN   RANTAU BERITA KHAS TAUTAN
    sumbaronline
    facebook twitter google plus pinterest
    - Bukittingi
    - Padang
    - Pariaman
    - Payakumbuh
    - Pdg. Panjang
    - Sawahlunto
    - Kota Solok

    - Agam
    - Dharmasraya
    - Mentawai
    - Limapuluh Kota
    - Padang Pariaman
    - Pasaman
    - Pasaman Barat
    - Pesisir Selatan
    - Sijunjung
    - Solok
    - Solok Selatan
    - Tanah Datar

    - Kepri
    - Riau
    - Bengkulu
    - DKI Jakarta
    - Palangkaraya
    - Ekonomi
    - Hukum/Kriminal
    - Hiburan
    - Pendidikan
    - Politik
    - Olahraga
    - Otomotif
    - Iptek
    - Aspirasi
    - Pariwisata
    - Profesi
    - Perempuan
    - Reliji
    - Seni Budaya
    - Tokoh
    - Kesehatan
    - Sumatera Barat
    - Kotapariaman.go.id
    - Fokusriau.com
    - Berita Menarik
    - Pemprov
    - Legislator
    SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau