sumbaronline
headline
Kota PariamanTradisi Turun Mandi Masih Ada di Pariaman
Senin, 10 Desember 2012 - 10:23:32 WIB


PARIAMAN, SO--Puluhan ibu-ibu muda dan tua tadi siang (9/12), meskipun di bawah sinar matahari terik tetap berjalan iring-iringan, disertai music tradisional khas gandang tasa, selepas sholat Zhuhur menuju salah satu rumah di Kampuang Perak, Pariaman Tengah, Kota Pariaman, dimana keluarga tersebut mengadakan “anak turun mandi.”

Di bagian depan rombongan itu, dua orang diantaranya memegang nampan berisi sejumlah kado. Rombongan yang datang itu adalah pihak Bako, pihak keluarga laki-laki mendatangi rumah Anak Pisang, pihak keluarga istrinya. Dimana tadi dilaksanakan prosesi Turun Mandi anak mereka.

Tradisi turun mandi ternyata masih ditemukan saat ini dan tak punah dimakan zaman. Prosesinya masih hidup di dalam masyarakat Pariaman. “Tradisi demikian sudah turun temurun,” ujar Linda Blayer dari pihak bako, “Kunjungan kami sekeluarga dan handai taulan, namanya turun bako. Dimana pihak bako datang ke rumah anak pisang, yang melaksanakan turun mandi.”

Diakui oleh Linda Blayer, dari tahun ke tahun tradisi ini banyak ditinggalkan. Salah satunya karena anak-anak lahir di rantau dan kedua orangtua mereka tidak menetap di kampung.

Namun keluarganya masih melanjutkan tradisi itu sampai kini. Karena ada anggota keluarganya yang laki-laki telah memiliki anak, dan anak itu diselenggarakan oleh pihak isterinya turun mandi, pihak bako bersama-sama dengan kaum kerabat datang ke rumah mereka menyampaikan rasa bahagia dan memberikan “pambaon bako” atau pemberian dari pihak bako. Bentuknya bisa berupa uang, mas atau pakaian untuk si anak.

Syafruddin Abinya Syarifah (45) yang sering terlibat dalam kegiatan tradisi di lingkungannya mengakui, “Sebahagian besar masih banyak masyarakat yang melaksanakan kegiatan turun mandi untuk anak mereka yang telah berumur 3 bulan.

Tujuannya tentu macam-macam maksud dan persepsi yang dapat diberikan. Yang positifnya, untuk mempererat hubungan antar pihak keluarga. Pihak suami dan Pihak isteri sekaligus dengan masyarakat sekeliling. Karena dalam kegiatan ini, pihak penyelenggara akan mengundang datang ke rumah mereka untuk selamatan. Sekaligus memberitahu, mereka kini sudah mendapat keturunan yang masih kecil. Termasuk sebagai pertanda rasa syukur.”

Sementara Cik Ani, salah seorang pewaris Rumah Tabuik Pasa Kampuang Perak, menyebutkan, selain kedatangan pihak bako dan kaum kerabat serta masyarakat sekeliling, pihak yang mengadakan anak turun mandi itu mengundang “urang siak,” dari masjid untuk selamatan dan berdo’a. Kemudian anak yang turun mandi dibawa oleh ayah mereka berkeliling ke hadapan para hadirin. Kemudian akan mendapat siraman minyak wangi. Baru kemudian dilaksanakan “potong rambut.”

Biasanya yang memotong diserahkan kepada Imam masjid yang memimpin doa bersama. Malamnya pihak keluarga mengadakan “mandendangkan anak,” yang dendangnya berupa berzanji.

“Walau pun di kalangan keagamaan sampai kini pro dan kontra soal berzanji, namun kenyataannya dalam masyarakat, sebahagian dari masyarakat itu sendiri masih tetap menjalankan tradisinya,” ujar Syafruddin Abinya Syarifah.

“Kalau menurut hemat saya, hanya sederhana saja terhadap apa pun. Jika memang buruk pasti akan ditinggalkan dan jika baik pasti tetap dipertahankan. Tentu saja sesuai dengan pemahaman masing-masing. Terbukti kita amat kaya dengan tradisi dan tradisi itu kenyataannya tidak musnah di Pariaman.”

Dilaporkan : @rkhi

Tradisi Turun Mandi Masih Ada di Pariaman - Sumbaronline.com



Berita terkait :

 
TERKINI
TERPOPULER
 
Facebook
KOTA KABUPATEN   RANTAU >BERITA KHAS TAUTAN
sumbaronline
sumbaronline on facebook sumbaronline on twitter sumbaronline on google plus
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

- Kepri
- Riau
- Bengkulu
- DKI Jakarta
- Palangkaraya
- Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Hiburan
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Otomotif
- Iptek
- Aspirasi
- Pariwisata
- Profesi
- Perempuan
- Reliji
- Seni Budaya
- Tokoh
- Kesehatan
- Sumatera Barat
- Kotapariaman.go.id
- Fokusriau.com
- Berita Menarik
- Pemprov
- Legislator
SumbarOnline.com - Gerbang Berita Padang - Sumatera Barat - Rantau