Ditinggal ke Masjid, Rumah Jafriman Ludes Jadi Abu
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 10:03:25 WIB
Berita terkait :
Sabtu, 04 Agustus 2012 - 10:03:25 WIB

KINARI, SOLOK, SO--Satu unit rumah permanen sekaligus warung harian milik Jafriman (49) yang berada di Jorong Sawah Sundi Nagari Kinari Kecamatan Bukik Sundi Kabupaten Solok, sekitar jam 20.00 WIB kemaren malam, rumah yang berukuran 15x16 meter itu, ludes terbakar jadi abu.
Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut, namun menurut Wali Nagari Kinari Bustami K yang didampingi Camat Payuang Sakaki Zaharman, S.Sos, kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp. 750 juta, sudah termasuk uang cash senilai Rp. 40 juta milik korban yang ikut jadi abu.
Sesuai dengan penuturan Jafriman kepada sumbaronline di lokasi kejadian tadi pagi, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.45 WIB waktu setempat, saat ia dan seluruh anggota keluarganya sedang berada di Masjid Nurul Hidayah yang berada tak jauh dari rumahnya, guna menunaikan ibadah shalat sunat tarwih.
“Baru sekitar 15 menit kami di Masjid, tiba-tiba terdengar pekikan warga yang meneriakkan kebakaran. Kontan saja seluruh jamaah langsung berhamburan keluar Masjid menuju lokasi kebakaran. Akibatnya tarwih berjamaah di Masjid Nurul Hidayah pun jadi batal” tutur Jafriman.
Kebakaran tersebut berlangsung dengan sekejap, sehingga ketika 3 unit mobil pemadam kebakaran sampai di lokasi, rumah Jafriman sudah ludes terbakar. “Kedatangan mobil pemadam kebakaran di lokasi sudah terlambat. Rumah saya sudah habis terbakar. Mobil pemadam baru datang setelah kebakaran terjadi selama 30 menit” keluhnya.
Walau tak sempat menyelamatkan satupun barang-barang yang ada dirumahnya, Jafriman masih beruntung karena kendaraannya tidak ikut terbakar, namun semua dokumen dan surat-surat penting lain miliknya termasuk BPKB dan STNK kendaraannya, hangus terbakar. Demikian juga dengan isi warung, tak dapat diselamtkan satupun.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwajib masih menyelediki penyebab pasti kebakaran tersebut, dengan memasang policeline pada rumah korban. Namun dugaan sementara, diperkirakan kebakaran dipicu oleh kosleting arus pendek, dari kabel televisi yang lupa dicabut.
“Kemungkinan besar kebakaran terjadi akibat kosleting pada cok TV, karena menurut beberapa orang saksi mata yang lebih duluan melihat kebakaran, api berasal dari tengah-tengah rumah” ungkap Jafriman.
Dilaporkan : VMB
| Tweet |
- Bupati Indra Catri Lepas 401 JCH Agam Kloter 21
- Wakil Gubernur Lantik Faisal Syarif jadi Plt Sekdakab Mentawai
- Regenerasi Pemain Muda Lebih Baik untuk Timnas
- Siang Ini, Nasional Demokrat Sosialisasi di Lubuk Begalung
- Ensiklopedia Minangkabau : Pengertian Koto Piliang







