Bupati Solok Kecewa, Pengukuhan Dewan Kesenian Ditunda
Minggu, 15 Juli 2012 - 06:55:16 WIB
Berita terkait :
Minggu, 15 Juli 2012 - 06:55:16 WIB

KOTO BARU, SOLOK, SO--Kehadiran pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Solok yang hanya sekitar tiga puluh persen, membuat kecewa Bupati Solok Drs. H. Syamsu Rahim.
Akibatnya, pengukuhan sesuai rencana berangkaian dengan pengukuhan pengurus LKAAM Kabupaten Solok yang dilaksanakan Sabtu, (14/7), akhirnya ditunda sampai bulan puasa.
Kebijakan Bupati Syamsu Rahim untuk menunda pengukuhan organisasi yang diketuai oleh Jasman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok, membuat para hadirin yang memenuhi Gedung Pertemuan Solok Nan Indah Koto Baru itupun seketika saling bertatapan satu sama lain, bahkan saling berbisik. Sementara Bupati Solok sendiri sudah kembali ke tempat duduknya, dari posisi yang sudah disiapkan untuk pengukuhan.
Melihat Bupati kembali ke tempat duduknya semula, sontak para pengurus yang akan dikukuhkan yang sudah berdiri didepan para hadirin pun, dengan langkah gontai dan sedikit malu dan kecewa, terpaksa harus kembali pula ke tempat duduknya semula.
Anehnya, keputusan Bupati Syamsu Rahim tersebut, justru disampaikannya saat para pengurus yang akan dikukuhkan itu sudah berdiri, setelah panitia membacakan nama-nama yang tercantum dalam Surat Keputusan Kepengurusan Dewan Kesenian Kabupaten Solok, dan Bupati Syamsu Rahim saat mengumumkan penundaan tersebut sudah berada pada lokasi tempat pengukuhan dan sudah memegang teks (naskah) pengukuhan.
Menurut beberapa orang yang hadir yang tidak ingin disebutkan namanya, kepada www.sumbaronline.com berkomentar, “Wajar saja Bupati kecewa, pengurus intinya saja banyak yang tidak hadir. Bahkan jika didengar dari keputusan yang dibacakan tadi, kepengurusannya sangat banyak, namun yang hadir sangat sedikit. Seperti kata Bupati, hanya sekitar tiga puluh persen yang hadir” kata sumber tersebut disela sedikit gaduhnya suasana akibat ditundanya acara pengukuhan dimaksud.
Wartawan www.sumbaronline.com, yang sempat melihat SK kepengurusan yang telah dibacakan panitia, ternyata sekretaris dan bendahara saja tidak hadir. Lebih mencengangkan lagi, justru pengurus yang bekerja di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Solok malah juga tidak hadir, pada acara yang cukup memalukan itu.
Sumber lainnya yang juga tidak ingin disebutkan namanya kepada www.sumbaronline.com diluar ruangan acara berkata, “Selama hidup baru kali ini saya menyaksikan, penundaan pengukuhan oleh Kepala Daerah dihadapan para pengurus yang sudah siap akan dikukuhkan, pada acara sudah disiapkan untuk itu” katanya sambil geleng-geleng kepala.
“Mudah-mudahan hanya sekali saja kejadian seperti ini. Saya salut dengan keputusan Bupati Solok yang mencengangkan banyak orang ini. Apalagi yang hadir pada acara ini tidak saja dari dari nagari-nagari di Kabupaten Solok, tapi juga rombongan LKAAM provinsi” tambahnya.
Dilaporkan : VMB
| Tweet |
- Hari Ini, Tiga Camat Dilantik, Wabup Minta Camat Domisili di Kecamatan
- Gubernur Irwan Prayitno Percepat Lawatannya di Jerman
- Keterbatasan Anggaran, KONI Solsel Hanya Ikuti 11 Cabor
- Tsunami di Kepulauan Mentawai Hanya Bencana Daerah
- Negara akan Santuni Korban Tewas Mentawai Rp4 Juta per Korban







