SumbarOnline.com | Gerbang Berita Sumatera Barat dan Rantau   Jumat, 24-Mei-2013  
Sumbaronline on Facebook Sumbaronline on Twitter

Berita Sumbar | Berita Padang | Berita Minangkabau sumbaronline mobile
Pemerintah Wajib Lindungi Petani Hortikultura
Rabu, 20 Juni 2012 - 13:19:03 WIB
SENAYAN, JAKARTA, SO--Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto menegaskan, pemerintah wajib melindungi petani hortikultura terutama dari serbuan impor yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. 

Oleh karena itu, penundaan pemberlakuan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)  Nomor 30/M-DAG/PER/5/2012 tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura dari 15 Juni 2012 menjadi 28 September 2012 jelas semakin meneguhkan bahwa pemerintah tidak siap dalam melindungi petani. Berbagai alasan yang dikemukakan pemerintah semestinya sudah bisa di atasi, kalau pemerintah serius.

Lebih lanjut legislator Partai Keadilan Sejahtera Dapil Sumbar ini menduga adanya tekanan asing terhadap pemerintah. “Padahal, pemberlakukan ketentuan impor produk hortikultura ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para petani. Sehingga petani akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksinya”, jelasnya

Sebagai gambaran, Pemerintah melalui Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Deddy menunda Permendag dari 15 Juni 2012 menjadi 28 September 2012 dengan alasan masih diperlukannya waktu untuk melakukan sosialisasi, permasalahan infrastruktur dan masih terkendala dengan sarana penyimpanan yang sesuai dengan karakteristik produk, seperti cold storage, gudang dan kendaraan pengangkut berpendingin, serta terkait dengan  notifikasi Permendag ke World Trade Organization (WTO).

Sebagai gambaran, beberapa tahun belakangan ini, impor produk hortikultura meningkat signifikan. Pada 2008, nilai impornya sebesar USD 881,6 juta, sementara pada 2011 impornya sudah mencapai USD 1,7miliar.

Produk hortikultura yang paling besar nilai impornya adalah bawang putih dengan nilai USD 242,4 juta, buah apel USD 153,8 juta, buah jeruk USD 150,3 juta dan anggur USD 99,8 juta. Sementara itu, negara pengeskpor produk hortikultura terbesar ke Indonesia pada 2011 adalah China, Thailand dan Amerika Serikat.

Dilaporkan : efri




Berita terkait :


Griya Madani Batu Gadang Solok


Politik panah


Pemprov Sumbar panah


   
 
pinang
Facebook
   

agamkab agamkab
Situs portal Berita Riau Berita Liga Bola Dunia Terkini
 
sumbaronline
bozie
 
Prov. Sumbar Kota Kabupaten   Rantau Berita Khas Tautan
- Pemprov
- Legislator
- Bukittingi
- Padang
- Pariaman
- Payakumbuh
- Pdg. Panjang
- Sawahlunto
- Kota Solok

- Agam
- Dharmasraya
- Mentawai
- Limapuluh Kota
- Padang Pariaman
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Pesisir Selatan
- Sijunjung
- Solok
- Solok Selatan
- Tanah Datar

- Kepri
- Riau
- Bengkulu
- DKI Jakarta
- Palangkaraya
- Ekonomi
- Hukum/Kriminal
- Hiburan
- Pendidikan
- Politik
- Olahraga
- Otomotif
- Iptek
- Aspirasi
- Pariwisata
- Profesi
- Perempuan
- Reliji
- Seni Budaya
- Tokoh
- Kesehatan
- Sumatera Barat
- Kotapariaman.go.id
- Fokusriau.com
- Bola Eropa

Copyright © 2010 - 2013 SUMBARONLINE.com - All Rights Reserved