Azwir Dainy Tara: Sumbar Dituntut Punya Daya Saing
Selasa, 19 Juni 2012 - 21:25:07 WIB
Berita terkait :
Selasa, 19 Juni 2012 - 21:25:07 WIB

PADANG, SO--Sebagai “urang awak” di rantau yang kebetulan juga salah seorang wakil masyarakat Sumatera Barat di lembaga legislatif pusat, Dr. HM Azwir Dainy Tara, MBA punya obsesi. Ke depan, hendaknya Sumbar bisa lebih baik dan maju dalam setiap derap pembangunan. Provinsi ini dituntut memiliki daya saing, sehingga tak tertinggal oleh provinsi-provinsi lainnya di Indonesia.
“Karena Sumbar adalah negeri kita, kampung kita, tentu kita harus lebih proaktif serta kompak dalam merebut porsi-porsi pembangunan di pusat untuk membangun Sumbar. Yang berjuang untuk itu tak lain adalah kita, masyarakat Sumbar, bukan orang lain. Tanpa perjuangan maksimal, tak mungkin kesempatan melaksanakan pembangunan secara maksimal diberikan begitu saja oleh pusat,” ujar anggota Komisi VII DPR-RI masa bhakti 2009 – 2014 tersebut, dalam sebuah wawancara di Padang.
Dalam perjuangan merebut porsi-porsi pembangunan di pusat, tambah Azwir, tentunya kita dituntut memiliki posisi tawar serta diperhitungkan di tingkat pusat, sehingga Sumbar terakomudir dengan baik dari sisi UU, aturan maupun program, serta mendapat prioritas dalam pelaksanaan proyek maupun penggunaan anggaran untuk pembangunan di segala bidang. Elemen terkait hal ini, salah satunya adalah para anggota legislatif asal Sumbar di pusat.
Ia optimis Sumbar ke depan akan jauh lebih maju dari yang sekarang, sepanjang para elite di daerah ini mampu bersikap proporsional serta menjauhkan ego kelompok, kepartaian dan sejenisnya dalam pelaksanaan pembangunan.
“Mari bersama berjuang mengangkat derajat masyarakat Sumbar yang lebih baik dan lebih maju. Jangan ada pengkotak-kotakan atau terjebak dalam kepentingan politik sepihak, yang pada akhirnya justru akan merugikan kita semua,” himbau politisi senior yang telah memasuki periode kedua di DPR-RI.
Demi mendorong laju pembangunan di Sumbar, ia menghimbau kepada segenap masyarakatnya agar tidak mudah terjebak oleh isu-isu tak berdasar seperti isu bahwa Sumbar rawan gempa dan tsunami. Jika dikatakan para investor jadi takut pun, tak sepenuhnya benar. Realitanya, yang terlihat justru orang jor-joran membangun.hotel, gedung-gedung bertingkat, serta sederet infrastruktur lain. Baik di Kota Padang, maupun di daerah lainnya seperti Bukittinggi, Padang Panjang dan kabupaten/kota lainnya.
Menurut Azwir, akan lebih baik jika para elite politik Sumbar pada upaya memperkuat persatuan dan kesatuan agar daerah ini mendapat “kue pembangunan” lebih banyak.
Dengan demikian, tak akan ada lagi jalan rusak parah, sistim pengairan menjadi lebih bagus, energi cukup. Dimana ada pembangunan, disitu terbuka kesempatan kerja bagi orang muda Sumbar. Mereka yang tamat SLTA, bertitel sarjana muda, sarjana, maupun yang pasca sarjana, punya pekerjaan.
Mengingat lahan olahan provinsi ini tak sebesar daerah lain, sekurang-kurangnya Sumbar bisa jadi sumber SDM yang potensinya bisa digunakan di provinsi-provinsi tetangga atau provinsi lainnya di segenap penjuru tanah air. Sejarah membuktikan, sumber kekuatan terbesar masyarakat Minangkabau adalah pendidikan dan kualitas SDM-nya.
Dilaporkan : ede
| Tweet |
- Gunung Talang Berstatus Waspada, BPBD Solok Siapkan Titik Pengungsian
- Sore Ini, PSP akan Jajal PSBL Langsa, Tiga Poin Dipatok
- Jelang Laga Persema v SP, Jangan Jatuh ke Lubang Sama
- Simpan Foto di Jejaring Sosial, Amankah?
- Tiga Pembalak Liar Terus Diburu Polres Sijunjung







